Jumat, 18 November 2011

SEMUA ADA HARGANYA


“Semua ada harganya”. Demikian kata itu terucap dari seseorang.

Fenomena dagang saat ini sudah memasuki hampir seluruh aspek kehidupan...

Karena niatnya dagang, beberapa acara dakwah di TV hampir tak ada bedanya dengan komedi. Apa yang dibicarakan oleh ustad sudah tak penting lagi. Yang penting bagaimana ustad itu dandan, tampil, membuat orang tertawa, rating naik, iklan lancar, duit masuk.

Kamis, 10 Maret 2011

Selamat tinggal Malioboro

Tadi pagi sekitar jam 8 saya melihat dan mendengarkan Bapak ini bermain angklung. Duduk di di atas trotoar.Di di depan sebuah hotel besar di kawayan Malioboro-Yogyakarta. Mengalunkan lagu - lagu perjuangan. Pagi tadi saya duduk di bawah pohon rindang di sekitar Bapak itu sambil menikmati pecel dan goreng tempe. Susana khas Malioboro pun terasa sudah.

Malam ini. Sekitar jam 8 langkah saya spontan terhenti saat melihat dan mendengar Bapak itu masih bersimpuh di atas trotoar memaiknan angklungnya. Dua belas jam ! Dua belas jam Bapak itu duduk bersimpuh di sana. Malam ini terlihat wajahnya keruh. Lelah. Namun Ia terus memainkan angklungnya ... demi uang receh yang ia harapkan masuk ke kaleng bekas susu yang diletakkan di hadapannya. Malam ini yang terdengar adalah alunan lagu "balonku ada lima" dan "Oh ina nikeke" ...

Selasa, 08 Maret 2011

"Kehidupan sungguh suatu misteri....!!"


"Kehidupan sungguh suatu misteri....!!" Demikian seseorang menulis status di facebook.

Jalan kehidupan memang misteri. Sesuatu yg masih belum jelas. Sesuatu yang tidak pasti dan tak pernah bisa dapat dipastikan. Namun dalam ketidakpastian itu kita seringkali berusaha untuk menduga-duga tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Dan seringkali kita dibuat panik, khawatir dan takut sesuatu yang buruk terjadi di masa depan. Hari esok. Padahal kita tahu bahwa bagaimanapun kehidupan hari esok adalah misteri.


Semoga Bermanfaat.
putudjajadiwangsa@gmail.com

Selasa, 15 Februari 2011

Harapan


Setiap kali saya merasa mentok. Maju salah. Mundur salah. Ngomong salah. Diem salah. Saya selalu teringat "Kisah 4 Buah Lilin" ini ...

***

Alkisah, ada 4 BUAH LILIN yang menyala, Sedikit demi sedikit lilin-lilin itu habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan antar mereka.

Lilin yang pertama berkata
: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku. Maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin pun padam.

Sabtu, 12 Februari 2011

Hendaklah manusia berkata baik atau DIAM



"Apakah kita akan menghancurkan seluruh kehidupan kita hanya karena kata - kata yang tidak nyaman yang dikeluarkan oleh beberapa orang manusia tentang kita ? " Kata - kata itu menyembur begitu saja dari hape yang nempel di telinga saya.

Sejenak saya diam. Garuk - garuk kepala.

Beberapa saat kemudian suasana hati saya yang selama beberapa jam nddak enak banget, pelan - pelan menjadi lapang kembali ... "Iya juga, ngapain mesti repot-repot dipikirin ya ? Abaikan saja ! Lupakan saja !" Begitu saya bilang sendiri dalam hati.

Jumat, 11 Februari 2011

The Law of Attraction


“Semua yang terjadi dalam hidup anda, itu karena anda yang menariknya dalam hidup anda.” (Bob Proctor)

Mungkin sebagian dari kita akan berpendapat bahwa kalimat di atas hanya sekedar "teori" belaka. Tapi mari kita renungkan sejenak, berapa banyak hal - hal atau kejadian - kejadian "aneh" dalam hidup kita yang terjadi "begitu saja" hanya gara - gara kita memikirkannya.

Yup ! Just "Hope" & "Pray" ... maka ... terjadilah ! (Ajaip !)

Orang pinter bilang, ini ada kaitannya dengan pembuktian "ilmiah" dampak dari sebuah doa. Orang pinter bilang ini ada kaitannya dengan "law of attraction" atawa hukum alam "tarik menarik". Orang pinter bilang ini ada hubungannya dengan "fisika Quantum".

Senin, 07 Februari 2011

Tentang Putu Djajadiwangsa

Saya sudah masuk ke dalam suatu masa dimana saya tidak mau dipusingkan oleh hal - hal yang tidak jelas juntrungannya. Saya hanya focus pada hal-hal yang baik, hal-hal yang membuat saya senang dan bahagia sebagai mahluk Tuhan yang hanya tinggal SEKELEBAT saja di dunia ini. :-) Saya ingin memiliki sekian banyak catatan baik untuk bekal saya ketika suatu saat menghadap kepada NYA. (Smoga)